Kemenag Latih Pustakawan dan Laboran

Transformasi layanan pendidikan madrasah yang tengah dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) memerlukan kontribusi dari seluruh pihak di dalamnya. Tak terkecuali para pustakawan dan laboran madrasah.

Untuk meningkatkan keterlibatan pustakawan dan laboran dalam proses transformasi layanan pendidikan madrasah, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah pun menyelenggarakan Peningkatan Kompetensi Pustakawan dan Laboran Master. Kegiatan yang diikuti 30 peserta ini berlangsung selama tiga hari, 2-4 Maret 2021 di Bogor, Jawa Barat.

“Dalam konteks melakukan transfer pengetahuan, perpustakaan dapat dikategorikan dalam Library Based Education. Dalam hal ini pustakawan memiliki peran yang sentral dalam proses digitalisasi perpustakaan, sehingga dapat terwujud sharing knowledge,” ungkap Direktur GTK Madrasah Muhammad Zain saat membuka acara, Selasa lalu.

Zain mencontohkan ketika melakukan kunjungan ke China, bahwa di negara tersebut ada sharing knowledge antar sekolah yang maju dengan sekolah sekitarnya.

“Sehingga sekolah dapat dinikmati bersama. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan negara pro terhadap knowledge dan science,” tuturnya.

Kasubbag Tata Usaha Direktorat GTK Papay Supriatna menyampaikan kegiatan ini akan dilaksanakan berkesinambungan. Untuk Peningkatan Kompetensi Pustakawan dan Laboran Master Angkatan 1 ini diikuti guru atau kepala perpustakaan sekitar DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Outputnya diharapkan dapat menghasilkan interkoneksi jaringan perpustakaan antar madrasah yang berbasis digital di bawah Kementerian Agama,” ungkap Papay.

Ia juga menyampaikan, kegiatan ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“Peserta diharuskan membawa laptop sendiri, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta tetap menjaga jarak (physical distancing) selama kegiatan berlangsung,” tutur Papay. (*/kemenag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *